Sunday, November 05, 2006

Maju, Kaya Dihormati?!

Oleh : Tommy H. Sinulingga

Semua orang ingin maju! Semua orang ingin kaya! Dan semua orang ingin dihormati!
Sehingga banyak orang melakukan segala cara untuk maju, kaya dan ingin dihormati; Ada yang menuntut ilmu sampai jenjang yang paling tinggi; Ada yang terus bekerja dan bekerja serta mungkin ada yang “menuntut ilmu” ke Guru Sibaso.

Mungkin sebagian masyarakat kita masih punya kecendrungan bahwa dengan menuntut ilmu sampai jenjang yang paling tinggi membuat kita pasti maju dan berhasil. Mungkin kita sering berfikir dengan Kemampuan Intelektual (IQ) yang tinggi, kita pasti berhasil.

Saya memiliki seorang teman yang sangat pintar di bangku sekolah. Dia ini sering juara dalam studynya dan setiap mata pelajaran selalau terdepan. Setamat kuliah, dia bekerja pada suatu perusahaan sekala nasional tapi sayang pada masa kerja tersebut, dia tidak berhasil didalam dunia kerjanya. Rekan-rekan kerjanya mengatan bahwa teman saya ini sering marah-marah, merasa pintar sendiri dan suka emosi jika pendapatnya tidak disetujui oleh rekan kerja ataupun atasannya. Akhirnya dia keluar dari tempat kerjanya. Kegagalan teman saya ini dikarenakan dia tidak bisa mengontrol emosinya. Kemampuan Emosi (EQ) yang masih rendah membuat dia tidak bisa bekerja sama dengan rekan kerjanya. Ternyata IQ yang tinggi tidak menjamin kita berhasil

Saya juga memiliki saudara yang sangat pintar. Dengan IQ yang tinggi, kuliah dapat selesaikannya sebelum waktunya. Cita-cita saudara saya ini adalah mejadi seorang manager yang handal disuatu perusahaan asing yang besar. Dengan keinginan yang besar untuk menjadi seorang manager, saudara saya ini bekerja keras. Pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik. Dia juga dapat bekerja sama dengan rekan-rekan kerjanya dan juga dengan atasannya. Masalah-masalah yang timbul dapat diselesaikan dengan sangat memuaskan. Sepertinya dia dan rekan-rekan kerjanya bisa memajukan perusahaan dengan baik. Terlihat seseorang pemimpin yang akan menjadi orang hebat dibidangnya. Dengan kemampuan IQ and EQ yang seimbang sepertinya membuat saudara saya ini akan menjadi orang yang sukses. Setelah sekian lama waktu berlalu, saya mendengar kabar yang tidak mengenakkan. Saudara saya itu dipecat dikarenakan terbukti korupsi! Ternyata pada masa jabatannya, saudara saya ini sering melakukan korupsi dana perusahaan untuk kepentingan sendiri. Ternyata IQ dan EQ tidak menjamin kita maju. Pada masa hidupnya, kehidupan rohani saudara saya ini tidak bertumbuh. Walaupun Kristen, tetapi sedikitpun tidak pernah mengenal Kristus. Kemampuan Rohani ( RQ ) yang lemah membuat saudara saya ini terhambat untuk maju.

Saya dekat dengan seseorang ibu tua di kampung. Dia bukan orang yang berpendidikan! Dia juga bukan seorang pemimpin perusahaan! Dia hanyalah seorang ibu tua yang kalau pagi berangkat ke ladang, pulang sore. Diwaktu sengang dia biasa berjualan sayur mayur dan buah di pajak (pasar ). Sering sekali dalam berdagang, jika sayur sudah layu, dia tidak pernah jual. Dia dengan jujur mengatakan kalau sayurnya sudah layu, tidak baik untuk dijual. Jika buah yang dijual 2 Kg, timbangannya juga tidak pernah dikurangi. Jika ada pembeli nenek nenek yang membeli sayur atau buah, jarang sekali dia menerima uangnya. Jika pergi ke ladang jeruknya, dia dengan suka cita memberikan kepada orang yang meminta untuk menghilangkan rasa haus. Sepertinya orang sekitar merasa dibantu dan diberkati olehnya. Satu keistimewaan ibu ini adalah dia sangat dekat dengan Kristus. Dia ingat betul bahwa semua kebutuhan akan dipenuhi jika dia lebih dahulu mengutamakan Kristus. Jemaat sekitarnya juga merasakan betapa si ibu ini sangat tulus beribadah setiap Minggu. Disaat jemaat lain mungkin saling memojokkan baik antar Jemaat, Pekerja dan Pendeta, disaat beberapa jemaat melibatkan unsur politik didalam kelembagaan Gereja, tetapi si ibu ini tetaplah seorang ibu yang takut akan Tuhan. Pada tahun tahun berikutnya, betapa kagumnya saya melihat ternyata semua anak-anaknya telah menyelesaikan perguruan tinggi dengan baik. Saya bisa melihat ibu tua ini adalah seorang ibu yang maju, kaya dan dihormati didalam Tuhan.

Dengan Kemampuan Rohani ( RQ ) yang baik dan benar, kita bisa seperti ibu tua ini.

“ Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuannya itu akan ditambahkan kepadamu “ ( Mat. 6 : 33 ).

No comments: